Kenaikan Kelas SDN Bantargebang, Elan Jaelani Dorong Peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah di Kota Tasikmalaya

by -1752 Views
Elan Jaelani, SH memberikan sambutan di acara Pentas Seni Kenaikan kelas dan Pelepasan Kelas VI SDN Bantargebang, Kota Tasikmalaya.

Tasikmalaya, FPKS: Suasana penuh semangat dan kreativitas mewarnai kegiatan kenaikan kelas dan perpisahan siswa SD Negeri Bantargebang, Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa (23/6) menjadi momentum ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan demi menyiapkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

Kegiatan kenaikan kelas dan perpisahan yang dirangkaikan dengan pentas seni dan kreativitas siswa berlangsung meriah. Acara dihadiri oleh Pengawas Dinas Pendidikan, Lurah Kersanagara, perwakilan UPTD PGRI, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Beragam penampilan seni dari para siswa menjadi daya tarik utama dalam acara tersebut. Selain menjadi ajang apresiasi terhadap bakat dan kreativitas anak-anak, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghargaan atas proses belajar yang telah mereka jalani selama satu tahun ajaran.

Pendidikan Menjadi Investasi Jangka Panjang

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PKS, Elan Jaelani, SH, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan orang tua yang telah mendampingi proses pendidikan anak-anak.

Dalam sambutannya, Elan menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Kota Tasikmalaya pada masa mendatang.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data yang ada, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Kota Tasikmalaya saat ini berada pada angka 9,6 tahun, sedangkan Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 13,5 tahun atau setara dengan jenjang pendidikan SMA.

“Angka ini menunjukkan bahwa masih ada ruang yang harus kita upayakan bersama agar anak-anak di Kota Tasikmalaya dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kolaborasi Semua Pihak Sangat Dibutuhkan

Elan juga mengungkapkan bahwa saat ini Kota Tasikmalaya memiliki 235 Sekolah Dasar, baik negeri maupun swasta. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan modal penting untuk membangun kualitas pendidikan sejak usia dini.

Namun demikian, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan sekolah, melainkan juga memerlukan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, hingga masyarakat.

Ia berharap berbagai indikator pendidikan di Kota Tasikmalaya dapat terus mengalami perbaikan. Peningkatan rata-rata lama sekolah maupun kualitas pembelajaran dinilai akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Semoga ke depan kualitas pendidikan di Kota Tasikmalaya semakin baik sehingga mampu melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tutur Elan.

Acara ditutup dengan penampilan seni dari para siswa yang mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan tamu undangan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen perpisahan bagi siswa yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Tasikmalaya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.