Elan Jaelani Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Bantargedang, Dorong Program “Asih” Menjadi Agenda Rutin

by -1339 Views
Elan Jaelani ikut kegiatan gotong royong Ahad Bersih di RW 09, Minggu (12/7)

Kota Tasikmalaya, FPKS – Semangat kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan yang digelar warga RW 09 Bantargedang, Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (12/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 60 warga bersama pengurus RT dan Ketua RW yang baru dilantik, Dede ZA. Hadir pula Lurah Kersanagara, Otong, yang turut memberikan dukungan terhadap gerakan kebersamaan tersebut.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Elan Jaelani, SH, turut hadir dan mengapresiasi antusiasme warga yang secara sukarela bergotong royong membersihkan lingkungan, mulai dari bahu jalan hingga area bantaran sungai.

Momentum Menghidupkan Kembali Budaya Gotong Royong

Kegiatan ini menjadi kerja bakti perdana yang dilaksanakan di bawah kepengurusan RT dan RW yang baru. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari gerakan rutin bertajuk Asih (Ahad Bersih) yang akan dilaksanakan setiap hari Minggu.

Pemilihan hari Ahad dinilai tepat karena sebagian besar warga bekerja pada hari-hari biasa, sehingga hari libur menjadi kesempatan terbaik untuk berkumpul dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan masing-masing.

Elan Jaelani berharap gerakan tersebut tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat, yaitu gotong royong dan kebersamaan.

“Gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan seperti ini, kita bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi, membangun kepedulian, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.

Kebersamaan Terlihat dalam Aksi Nyata

Menurut Elan, kekuatan utama kegiatan tersebut bukan hanya terletak pada hasil kerja bakti, melainkan pada semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga.

Sejak pagi, warga datang membawa peralatan kebersihan masing-masing. Ada yang membersihkan rumput di pinggir jalan, mengangkat sampah di bantaran sungai, hingga merapikan saluran air. Sementara itu, para ibu turut berkontribusi dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Suasana kebersamaan sangat terasa. Semua mengambil peran sesuai kemampuannya. Ada yang menyumbangkan tenaga, ada yang membawa perlengkapan, dan ibu-ibu menyiapkan konsumsi. Inilah wajah gotong royong yang sesungguhnya,” kata Elan.

Ia berharap semangat tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Tasikmalaya.

Membangun Lingkungan yang Bersih dan Masyarakat yang Solid

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan gotong royong dinilai memiliki manfaat sosial yang besar karena mampu memperkuat hubungan antarwarga.

Elan menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari program-program besar, tetapi juga dari kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Karena itu, ia mendukung penuh agar program Asih (Ahad Bersih) dapat menjadi agenda rutin di RW 09 Bantargedang dan berkembang menjadi gerakan bersama di lingkungan lainnya.

“Dengan kebersamaan seperti ini, kita tidak hanya membangun lingkungan yang bersih, tetapi juga membangun masyarakat yang semakin peduli, kompak, dan saling menguatkan. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *