Elan Jaelani Dorong Pemberdayaan Peternak Ayam Petelur Lewat Pokir 2026

by -1808 Views
Anggota Komisi III Fraksi PKS Kota Tasikmalaya, saat mengunjungi peternak ayam petelur, Muh Ihsan di Kelurahan Margabakti. (26/2)

Tasikmalaya, FPKS – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus didorong melalui berbagai skema, salah satunya melalui usulan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD. 

Anggota Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Elan Jaelani, menginisiasi bantuan bagi kelompok peternak ayam petelur di Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Elan menjelaskan, pemilihan sektor ayam petelur bukan tanpa alasan. Menurutnya, telur merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang permintaannya relatif stabil, bahkan cenderung meningkat, terutama dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Telur ini dibutuhkan setiap hari oleh masyarakat. Pasarnya jelas, harganya relatif stabil, dan peluangnya masih terbuka luas, termasuk bagi masyarakat yang baru memulai usaha dengan modal terbatas,” ujar Elan.

Peluang Usaha Menjanjikan untuk Pemula

Ia menilai, usaha peternakan ayam petelur memiliki potensi besar sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Selain mudah diakses oleh pemula, usaha ini juga mampu memberikan pemasukan harian yang berkelanjutan.

Dengan jumlah ayam yang tidak terlalu besar, misalnya 40 hingga 50 ekor, peternak sudah dapat merasakan hasil produksi telur setiap hari. Hal ini dinilai mampu membantu memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus ketahanan pangan keluarga.

“Setiap hari ayam bertelur, ini menjadi pemasukan rutin. Ini yang kita dorong, agar masyarakat punya sumber penghasilan yang berkelanjutan,” katanya.

Dukungan untuk Kelompok Peternak

Melalui usulan pokir tahun 2026, Elan memberikan perhatian kepada kelompok peternak ayam petelur yang diketuai oleh Muhammad Ihsan, bersama enam orang anggotanya di Kelurahan Margabakti. 

Ia mengungkapkan telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi dan potensi pengembangan usaha tersebut.

Menurut Elan, Muhammad Ihsan dipilih sebagai penerima bantuan karena telah menunjukkan konsistensi dan kegigihan dalam menjalankan usaha ternaknya. 

Berawal dari lima ekor ayam, kini usahanya telah berkembang menjadi sekitar 50 ekor ayam petelur.

“Ini contoh nyata bahwa dengan kemauan kuat, usaha kecil bisa berkembang. Kita ingin dorong agar ini bisa menjadi pemicu bagi anggota kelompok lainnya untuk ikut berkembang,” jelasnya.

Ia juga berharap, keberadaan kelompok ini tidak hanya melahirkan peternak baru, tetapi juga membuka peluang peran lain dalam rantai usaha, seperti pemasaran, penyediaan pakan, hingga perawatan kandang.

Dukung Peningkatan Produksi dan Omzet

Bantuan yang diusulkan melalui pokir tersebut akan difokuskan pada pengembangan usaha, seperti perbaikan dan penambahan kandang, serta penambahan jumlah ayam. 

Dengan demikian, diharapkan kapasitas produksi telur dapat meningkat seiring dengan pertumbuhan usaha.

Elan menegaskan, pendekatan pemberdayaan seperti ini penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar berdampak dan berkelanjutan.

“Harapannya, produksi telur meningkat, omzet usaha bertambah, dan pada akhirnya mampu memperkuat ekonomi keluarga serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (im)

banner 700x160

About Author: Tim Media

Avatar photo
Mengelola publikasi dan informasi kegiatan fraksi secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.