Momentum ibadah haji diharapkan membawa dampak sosial positif bagi kehidupan masyarakat Tasikmalaya sepulang ibadah haji.
Tasikmalaya, FPKS – Pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya menghadiri kegiatan pemberangkatan calon jemaah haji Kota Tasikmalaya Tahun 1447 H/2026 M yang tergabung dalam Kloter 20 KJT. Acara berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 08.00 WIB di Gedung Dakwah Tasikmalaya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang secara langsung melepas keberangkatan para calon jemaah haji. Suasana berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga jemaah serta sejumlah unsur pemerintah daerah.
Jumlah calon jemaah haji asal Kota Tasikmalaya tahun ini mencapai sekitar 1.300 orang. Mereka akan diberangkatkan secara bertahap dalam beberapa termin. Para jemaah tersebut merupakan bagian dari ratusan ribu calon jemaah haji Indonesia yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Dari Tasikmalaya, para jemaah akan menuju embarkasi di Cirebon sebelum diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kertajati di Majalengka menuju Arab Saudi.
Harapan Kesalehan Sosial dari Ibadah Haji
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Heri Ahmadi, menyampaikan harapannya agar ibadah haji tidak hanya berdampak pada kesalehan individu, tetapi juga kesalehan sosial.
Menurutnya, perubahan perilaku setelah menunaikan ibadah haji menjadi hal penting yang diharapkan oleh masyarakat.
“Kami berharap para jemaah yang berangkat tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik secara spiritual, tetapi juga mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Heri menilai bahwa kesalehan sosial para jemaah haji dapat berkontribusi terhadap perbaikan kondisi Kota Tasikmalaya. Ia menyebut, dampaknya bisa dirasakan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan ekonomi yang lebih berkah hingga menurunnya tingkat kriminalitas.
“Jika nilai-nilai ibadah haji diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan muncul dampak luas bagi lingkungan sosial,” tambahnya.
Kontribusi Daerah dan Harapan Bersama
Lebih lanjut, Heri Ahmadi menegaskan bahwa harapan besar terhadap para jemaah haji juga sejalan dengan kontribusi pemerintah daerah dalam memfasilitasi keberangkatan mereka. Sebagian dukungan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya dalam hal transportasi dan layanan penunjang keberangkatan serta kepulangan.
Hal ini, menurutnya, menjadi alasan kuat bagi pemerintah dan masyarakat untuk berharap adanya dampak nyata setelah para jemaah kembali ke daerah.
“Ini bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga perjalanan perubahan. Kami berharap para jemaah dapat menjadi agen kebaikan yang membawa kemajuan bagi Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (im)






