Heri Ahmadi Berikan Atensi atas Permasalahan Keterbatasan Lahan Pemakaman, dan Penataan TPU di Mangkubumi

by -1304 Views
Survei Dinas LH dan Konsultan ke lokasi pemakaman umum Cikalang, Mangkubumi untuk usulan pokir Heri Ahmadi. (Foto: Nurdin)

Tasikmalaya, FPKS — Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Heri Ahmadi, S.PdI, menaruh perhatian serius terhadap persoalan keterbatasan lahan pemakaman umum yang kini semakin dirasakan masyarakat. 

Hal ini terlihat saat dirinya meninjau langsung kegiatan survei yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup bersama konsultan untuk usulan pokok pikiran (pokir), di lokasi pemakaman umum RT 02 Cikalang, Kecamatan Mangkubumi, Senin (6/4/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konkret dalam merespons kebutuhan warga, khususnya terkait penataan dan peningkatan fasilitas tempat pemakaman umum (TPU) yang dinilai semakin mendesak.

Pemakaman Jadi Persoalan Nyata di Masyarakat

Heri Ahmadi mengungkapkan, persoalan pemakaman kini telah menjadi isu nyata yang dihadapi masyarakat Kota Tasikmalaya. Pertumbuhan kawasan perumahan yang pesat tidak selalu diiringi dengan ketersediaan fasilitas umum pemakaman yang memadai.

“Banyak perumahan yang mengaitkan fasilitas pemakaman dengan pemakaman warga yang telah ada, sehingga kapasitasnya terbatas. Akibatnya, pemakaman yang dikelola RW atau kelurahan menjadi penuh, bahkan overload,” ujar Heri.

Beberapa lokasi pemakaman umum di Kota Tasikmalaya yang kondisinya sudah sangat padat, seperti TPU Cieunteung dan TPU Cinehel. Bahkan, khusus untuk TPU Cieunteung, kondisinya disebut telah melebihi kapasitas ideal.

Sementara itu, TPU Aisyah Rasyidah yang disediakan oleh pemerintah kota dinilai belum sepenuhnya menjadi solusi, karena lokasinya relatif jauh dari permukiman warga. Kondisi ini membuat masyarakat tetap memilih pemakaman yang lebih dekat, meskipun kapasitasnya terbatas.

Penataan Infrastruktur TPU Jadi Prioritas

Melihat kondisi tersebut, Heri mendorong adanya penataan fasilitas pemakaman sebagai langkah strategis. Salah satu yang menjadi fokus adalah TPU di wilayah Cikalang, Mangkubumi.

Menurutnya, pemakaman tersebut membutuhkan perbaikan akses jalan agar lebih mudah dilalui masyarakat, terutama saat proses pemakaman berlangsung. 

Selain itu, diperlukan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk menjaga kestabilan lahan dan mencegah potensi longsor.

“Penataan ini penting, bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk keamanan. TPT dibutuhkan agar area pemakaman tetap stabil dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, usulan ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat setempat yang dihimpun melalui mekanisme pokir DPRD. Dengan adanya survei lapangan, diharapkan perencanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran.

DPRD Dorong Solusi Jangka Panjang

Heri menegaskan bahwa persoalan pemakaman tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan perencanaan jangka panjang yang terintegrasi. 

Pemerintah daerah perlu memastikan ketersediaan lahan pemakaman yang memadai seiring dengan pertumbuhan penduduk.

“Ini bukan sekadar soal lahan, tetapi juga soal pelayanan publik. Kita ingin masyarakat mendapatkan akses pemakaman yang layak, dekat, dan tertata dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap, melalui perhatian dan intervensi yang tepat, fasilitas pemakaman di Kota Tasikmalaya dapat lebih tertata dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (im)

banner 700x160

About Author: Tim Media

Avatar photo
Mengelola publikasi dan informasi kegiatan fraksi secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.