Dorong Edukasi Lingkungan Sejak Dini, Yadi Mulyadi Fasilitasi Kolaborasi Komunitas dan Disdik

by -1434 Views
Anggota Frkasi PKS, Yadi Mulyadi memfasilitasi pertemuan antara komunitas Rumah Eco-Enzym dengan Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan, Indra Risdianto, S.T., di kafe Shade of Blue Sukarindik, Senin (20/4).

Tasikmalaya, FPKS – Persoalan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi sorotan utama dalam diskusi antara anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, H. Yadi Mulyadi, SH, bersama komunitas muda pecinta lingkungan di Rumah Eco-Enzym, Senin (20/4).

Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa tantangan terbesar bukan hanya pada aspek teknis pengelolaan sampah, tetapi juga pada edukasi masyarakat yang masih minim. Banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah, apalagi sampai pada tahap pemanfaatannya.

Merespons hal tersebut, Yadi Mulyadi bergerak cepat dengan memediasi pertemuan antara komunitas Rumah Eco-Enzym dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Pertemuan tersebut melibatkan Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan, Indra Risdianto, S.T., dan berlangsung di salah satu kafe di wilayah Sukarindik.

Fokus Edukasi, Bangun Kesadaran Sejak Dini

Dalam pertemuan tersebut, tercapai kesepahaman untuk menjalin kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan komunitas pecinta lingkungan dalam menguatkan edukasi lingkungan, khususnya kepada peserta didik di tingkat sekolah dasar.

Yadi Mulyadi menegaskan pentingnya edukasi sejak dini sebagai fondasi dalam membangun kesadaran lingkungan. Menurutnya, pembiasaan dalam mengelola sampah harus dimulai dari usia sekolah agar menjadi karakter yang melekat hingga dewasa.

“Edukasi ini penting ditanamkan sejak dini, termasuk bagaimana anak-anak memahami dan mengelola sampah dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan masyarakat melalui komunitas terhadap program Pemerintah Kota Tasikmalaya. Yadi menegaskan, fokus kegiatan ini murni pada edukasi, bukan pada aspek ekonomi dari pengelolaan sampah.

“Ini bagian dari edukasi. Adapun pemanfaatan sampah menjadi bernilai ekonomis merupakan tahap lanjutan yang akan ditangani secara terpisah,” jelasnya.

Komunitas Siap Dampingi, Bukan Sekadar Sosialisasi

Pimpinan Rumah Eco-Enzym Kota Tasikmalaya, Deviani, menyampaikan apresiasi atas respon cepat yang diberikan oleh Yadi Mulyadi dalam menjembatani kolaborasi ini. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi baru bagi komunitas untuk terus bergerak.

Deviani menegaskan bahwa edukasi lingkungan tidak cukup dilakukan secara satu kali, melainkan membutuhkan proses pendampingan dan pembiasaan yang berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar edukasi sekali jadi. Perlu ada pendampingan agar benar-benar menjadi kebiasaan, khususnya bagi anak-anak,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kesiapan timnya yang didominasi oleh kalangan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam program edukasi tersebut. Para relawan akan berperan dalam mendampingi proses pembelajaran agar nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat tertanam dengan baik.

Senada dengan Yadi, Deviani menegaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada edukasi, sementara pemanfaatan sampah menjadi bernilai ekonomis akan menjadi program lanjutan yang dikelola secara terpisah.

Target Implementasi September

Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan melalui Indra Risdianto menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut. Ia meminta agar pihak komunitas segera melengkapi persyaratan administratif yang diperlukan sesuai prosedur agar program dapat segera direalisasikan.

Dengan adanya kesepahaman ini, diharapkan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan komunitas Rumah Eco-Enzym dapat mulai berjalan pada bulan September mendatang.

Langkah ini diharapkan menjadi awal penguatan edukasi lingkungan di Kota Tasikmalaya, sekaligus membangun generasi muda yang memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.(im)

banner 700x160

About Author: Tim Media

Avatar photo
Mengelola publikasi dan informasi kegiatan fraksi secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.