Dalam Peringatan HKB 2026 di Tasikmalaya, Heri Ahmadi Ajak Introspeksi Bersama

by -1912 Views
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi berbincang dengan Walikota Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dalam acara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Minggu (26/4).

Pemerintah Kota Tasikmalaya akan menggelar Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. 

Tasikmalaya, FPKS – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tingkat Kota Tasikmalaya Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertempat di Halaman Gedung Tasmalia, Jalan KH Lukmanul Hakim, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung.

Hadir dalam acara ini, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakilnya Rd. Diky Candra Negara. 

Mengusung tema “Siap Untuk Selamat” dan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, serta edukasi masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Rangkaian acara meliputi apel kesiapsiagaan bencana dan kegiatan gotong royong bersih-bersih sungai di wilayah Kelurahan Tugujaya. Aksi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga lingkungan dan meminimalisasi potensi bencana, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dan aliran air.

Pemerintah Kota Tasikmalaya juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dengan mengirimkan perwakilan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi bersama.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengurangan Risiko Bencana

Kegiatan HKB 2026 menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam membangun ketangguhan daerah. Upaya pengurangan risiko bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak secara berkelanjutan.

Partisipasi masyarakat dalam bentuk aksi nyata, seperti gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, menjadi fondasi utama dalam menciptakan kota yang lebih aman dan tangguh.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa pencegahan bencana dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan memperbaiki pola hidup sehari-hari.

Bencana Harus Jadi Momentum Introspeksi

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, SH, menegaskan bahwa setiap peristiwa bencana seharusnya menjadi momentum introspeksi bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menyoroti pentingnya perubahan sikap terhadap lingkungan sebagai langkah awal pencegahan bencana.

Menurutnya, berbagai persoalan lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan rendahnya kepedulian terhadap alam, turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko bencana. Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyalahkan alam, melainkan mulai melakukan perbaikan dari diri sendiri.

“Jangan sampai kita menyalahkan alam, apalagi penciptanya. Ini saatnya kita mengoreksi diri, memperbaiki sikap dan gaya hidup, termasuk dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya berada pada pemerintah dan DPRD, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan dan kesadaran kolektif, upaya pengurangan risiko bencana dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Melalui peringatan HKB 2026 ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan, sekaligus menjadikannya sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari di Kota Tasikmalaya,” pungkas Heri. (im)

banner 700x160

About Author: Tim Media

Avatar photo
Mengelola publikasi dan informasi kegiatan fraksi secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.