Melalui Forum Ngopi Bareng, Yadi Mulyadi Dorong Terbentuknya Circle Kebaikan di Kalangan Pemuda

by -1357 Views
Pertemuan H. Yadi Mulyadi, SH dengan Karang Taruna, Minggu (26/4).

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Yadi Mulyadi, menginisiasi pertemuan pemuda lintas komunitas di Kelurahan Kahuripan sebagai langkah awal membangun forum diskusi kreatif dan produktif. 

Tasikmalaya, FPKS – Pertemuan tersebut digelar pada Minggu (26/4/2026) bersama Karang Taruna RW 11 Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Kegiatan berlangsung di Aula Masjid Al-Hamdi, kompleks Pondok Pesantren Modern At-Taufiq.

Dalam pertemuan itu, Yadi Mulyadi menyampaikan rencana pembentukan forum rutin yang dikemas dalam konsep santai bertajuk “ngopi bareng”. 

Forum ini akan menjadi ruang terbuka bagi para pemuda untuk berdiskusi, bertukar gagasan, hingga melakukan brainstorming terkait berbagai isu.

“Ini pertemuan pertama. Ke depan, kita ingin ini menjadi forum rutin. Tempat anak muda berkumpul, berdiskusi, dan melahirkan ide-ide positif,” ujar Yadi.

Ia menegaskan, forum ini tidak dibatasi hanya untuk pemuda masjid atau Karang Taruna, tetapi terbuka bagi seluruh komunitas pemuda di Kota Tasikmalaya.

Mengapa “Ngopi Bareng”?

Menurut Yadi, pemilihan konsep “ngopi bareng” bukan tanpa alasan. Ia melihat fenomena menjamurnya kafe di Tasikmalaya yang banyak diminati generasi muda sebagai peluang membangun ruang interaksi yang produktif.

“Tasik ini jumlah kafenya termasuk yang terbesar di Jawa Barat. Anak muda betah berkumpul di sana. Maka kita coba arahkan kebiasaan itu menjadi tempat menebar kebaikan,” jelasnya.

Ia berharap, forum yang disebut sebagai “Circle Kebaikan” ini dapat menjadi wadah yang inklusif dan menarik bagi berbagai kalangan pemuda, sehingga partisipasi dapat terus berkembang.

Arahkan Energi Pemuda ke Hal Positif

Yadi menilai pemuda memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan kota. Dengan energi yang kuat, semangat yang tinggi, serta cara berpikir yang segar, pemuda dinilai mampu menjadi kekuatan perubahan jika diarahkan dengan baik.

“Pemuda adalah motor penggerak kota. Kalau energi mereka diarahkan ke hal-hal positif, dampaknya akan besar bagi Tasikmalaya,” katanya.

Selain itu, forum ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mereduksi berbagai potensi negatif yang kerap muncul di kalangan pemuda, dengan menggantinya melalui aktivitas yang lebih konstruktif.

Dalam tahap awal, forum ini belum ditentukan fokus spesifiknya, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Yadi menegaskan bahwa arah gerak forum akan ditentukan oleh para pemuda itu sendiri.

“Kita tidak ingin terlalu mengarahkan. Biarkan mereka yang menentukan langkahnya. Saya hanya memfasilitasi agar niat baik mereka bisa terwujud,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Yadi berencana melakukan roadshow ke berbagai komunitas pemuda di Kota Tasikmalaya guna memperluas jangkauan dan memperkuat kolaborasi. 

“Inisiatif ini dapat melahirkan gerakan pemuda yang konsisten membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,” harap Yadi. (im)

banner 700x160

About Author: Tim Media

Avatar photo
Mengelola publikasi dan informasi kegiatan fraksi secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.