Ishak Parid Tekankan Outcome Revitalisasi SMPN 17, Bukan Sekadar Output 

by -1462 Views
Kunjungan on the spot anggota DPRD Kota Tasikmalay,

Peninjauan revitalisasi SMPN 17 Purbaratu, penting untuk memastikan realisasi anggaran sesuai rencana sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

Tasikmalaya, FPKS – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ 2025 DPRD Kota Tasikmalaya melakukan kunjungan lapangan ke SMPN 17 Kota Tasikmalaya yang berlokasi di Purbaratu, Senin, 4 Mei 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang didanai melalui anggaran tahun 2025.

Kunjungan dilakukan secara langsung (on the spot) untuk memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pansus ingin melihat secara nyata kondisi sarana dan prasarana setelah revitalisasi dilakukan.

Revitalisasi SMPN 17 ini menelan anggaran sekitar Rp460 juta. Program tersebut mencakup perbaikan ruang guru, peningkatan sarana dan prasarana, pengadaan layar televisi berukuran besar, serta revitalisasi fasilitas toilet.

Tekankan Keseimbangan Output dan Outcome

Anggota Pansus LKPJ 2025 dari Komisi II Fraksi PKS, Ishak Parid, menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada output, tetapi juga outcome dari program yang dilaksanakan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari terserapnya anggaran atau selesainya pembangunan fisik. Lebih dari itu, manfaat nyata bagi pengguna, dalam hal ini guru dan siswa, harus menjadi perhatian utama.

“Kami tidak hanya melihat bangunannya sudah selesai atau belum. Tapi juga bagaimana dampaknya terhadap proses belajar mengajar,” ujarnya.

Ia menilai bahwa dengan fasilitas yang lebih representatif, para guru diharapkan dapat bekerja lebih optimal. Lingkungan sekolah yang nyaman juga diyakini mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

Lebih lanjut, Ishak Parid menyampaikan bahwa dengan kondisi sarana dan prasarana yang semakin baik, maka ekspektasi terhadap kualitas pendidikan juga harus meningkat. Hal ini menjadi konsekuensi logis dari investasi anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah.

Pansus LKPJ juga memastikan bahwa penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal,” tambahnya.

Ia berharap revitalisasi ini tidak hanya berhenti pada perbaikan fisik, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Dengan demikian, tujuan pembangunan di sektor pendidikan dapat tercapai secara menyeluruh.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen DPRD dalam mengawal penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tasikmalaya. (im)

banner 700x160

About Author: Tim Media

Avatar photo
Mengelola publikasi dan informasi kegiatan fraksi secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.