Fraksi PKS Sambut Positif Arahan Penguatan Digital dari DPW, Siapkan Komunikasi Publik yang Lebih Adaptif

by -1538 Views
Nurdin Koswara dan Deni Fajar Rohadi, diskusi terkait medsos fraksi PKS Kota Tasikmalaya.

Tasikmalaya, FKS – Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi dan berinteraksi dengan para pemangku kebijakan. Menyadari perubahan tersebut, Fraksi PKS DPRD Kota Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan kapasitas komunikasi digital para anggotanya agar dapat menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Deni Rohadi, staf Fraksi PKS Kota Tasikmalaya yang menangani pengelolaan media sosial fraksi dan anggota dewan, menyampaikan apresiasinya terhadap arahan dan penguatan yang diberikan DPW PKS Jawa Barat.

“Kami menyambut baik masukan dan arahan dari DPW terkait penguatan media sosial. Ini menjadi momentum yang baik untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik anggota dewan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” ujar Deni.

Menurutnya, perkembangan media sosial tidak bisa diabaikan karena semakin banyak warga, terutama generasi muda, yang mengakses informasi melalui platform digital.

“Pola komunikasi masyarakat sudah berubah. Karena itu, kami juga harus terus belajar dan beradaptasi agar pesan-pesan pelayanan, pembangunan, serta aspirasi masyarakat dapat tersampaikan melalui kanal yang memang digunakan masyarakat saat ini,” katanya.

Media Sosial sebagai Pintu Masuk Komunikasi Publik

Deni menjelaskan bahwa TikTok menjadi salah satu platform yang penting untuk diperhatikan saat ini. Namun, ia menegaskan bahwa komunikasi publik yang efektif tidak hanya bertumpu pada satu media sosial semata.

Menurutnya, media sosial perlu dipahami sebagai bagian dari ekosistem komunikasi yang lebih luas, yang mencakup berbagai platform digital, interaksi komunitas, hingga aktivitas pelayanan langsung di tengah masyarakat.

“TikTok adalah salah satu pintu masuk yang penting. Tetapi komunikasi dengan masyarakat tidak hanya terjadi di satu platform. Ada media sosial lain, komunitas, hingga interaksi langsung yang tetap harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam perspektif komunikasi digital, media sosial dapat berfungsi sebagai funnel untuk memperkenalkan gagasan, program, dan aktivitas pelayanan anggota dewan kepada masyarakat.

“Media sosial membantu memperluas jangkauan informasi. Namun tujuan akhirnya tetap membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat,” tambahnya.

Menguatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Lebih lanjut, Deni menilai bahwa keberhasilan komunikasi digital tidak semata-mata diukur dari jumlah pengikut atau tingkat popularitas akun.

Menurutnya, elektabilitas dan kepercayaan publik dibentuk oleh banyak faktor, mulai dari rekam jejak, pelayanan kepada masyarakat, kedekatan dengan konstituen, hingga kemampuan menyampaikan gagasan secara konsisten.

“Media sosial hanya salah satu faktor pendukung yang penting, tetapi bukan satu-satunya. Hal yang utama tetap kerja nyata, pelayanan kepada masyarakat, serta kemampuan membangun hubungan yang baik dengan warga. Kehadiran digital berfungsi memperkuat dan memperluas dampak dari kerja-kerja tersebut,” jelasnya.

Karena itu, Fraksi PKS Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui berbagai platform digital sekaligus tetap memperkuat pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.“Harapannya, komunikasi yang terbangun tidak hanya lebih luas, tetapi juga lebih bermakna dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkas Deni. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.