Yadi Mulyadi Dorong LASQI Segera Terdaftar, Seni Budaya Islami Dinilai Perlu Dukungan

by -1564 Views
Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya menerima audiensi LASQI, Jumat (22/5).

Dalam pertemuan tersebut, Yadi Mulyadi mendorong penyelesaian administrasi organisasi sekaligus mendukung pengembangan seni dan budaya Islami di daerah.

TASIKMALAYA, FPKS — Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menerima audiensi dari LASQI Kota Tasikmalaya dalam agenda silaturahmi, pemaparan program kerja, dan rencana pelantikan organisasi, Jumat (22/5) pukul 08.30 WIB di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tasikmalaya.

Audiensi tersebut dihadiri anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, H. Yadi Mulyadi, SH, serta perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya.

Dalam pertemuan itu dibahas mengenai keberadaan LASQI (Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia) di Kota Tasikmalaya yang telah berdiri sejak tahun 1970, namun hingga kini disebut belum terdaftar secara administratif.

Sementara itu, terdapat lembaga lain dengan nama serupa, yakni LASQI NJ (Nusantara Jaya), yang diketahui telah terdaftar sejak tahun 2014.

Bahas Administrasi dan Legalitas Organisasi

Pihak Kesbangpol dalam audiensi tersebut menjelaskan prosedur dan aturan terkait pendaftaran organisasi kemasyarakatan di Kota Tasikmalaya.

Menurut penjelasan yang disampaikan, proses administrasi organisasi masyarakat memiliki tahapan dan ketentuan tertentu yang harus dipenuhi sebelum memperoleh pengakuan administratif resmi.

Kesbangpol juga menyampaikan bahwa proses pendaftaran organisasi dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku setelah seluruh persyaratan dilengkapi.

Permasalahan dualisme nama organisasi menjadi salah satu poin yang dibahas dalam audiensi tersebut agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun organisasi di kemudian hari.

Yadi Mulyadi Dorong Penyelesaian Administrasi

Menanggapi hal tersebut, Yadi Mulyadi mendorong agar LASQI segera melakukan proses pendaftaran dan melengkapi administrasi organisasi melalui Kesbangpol.

Menurutnya, legalitas organisasi menjadi hal penting agar aktivitas kelembagaan dapat berjalan lebih tertib dan memiliki kepastian administratif.

“Masalah administrasi dan legalitas organisasi tentu perlu diselesaikan dengan baik agar ke depan tidak menimbulkan persoalan,” ujar Yadi.

Ia berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan persoalan tersebut secara baik dan sesuai aturan yang berlaku.

Seni dan Budaya Islami Dinilai Perlu Dukungan

Terlepas dari persoalan administratif yang muncul, Yadi Mulyadi menilai keberadaan lembaga seni dan budaya Islami tetap memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seni qasidah dan budaya Islami merupakan bagian dari upaya menjaga nilai budaya sekaligus syiar positif di tengah masyarakat.

“Seni dan budaya Islami perlu mendapat dukungan karena menjadi bagian dari pembinaan budaya dan moral masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap organisasi yang bergerak di bidang seni budaya dapat terus menghadirkan kegiatan positif, khususnya dalam pengembangan kreativitas generasi muda di Kota Tasikmalaya.Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dengan pembahasan seputar program kerja organisasi, rencana pelantikan, hingga aspek administrasi kelembagaan yang perlu diselesaikan ke depan. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.