Inisiasi Yadi Mulyadi Berbuah Kolaborasi, UMB dan Rumah Eco-Enzym Siap Bangun Gerakan Peduli Lingkungan

by -1751 Views
Pendiri dan Direktur Rumah Eco-Enzym, Deviani berfoto bersama Rektor Universitas Mayasari Bakti, Dr. Yusuf Abdullah, SE., MM., di kampus UMB, Senin (25/5).

Tasikmalaya, FPKS – Inisiatif anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Yadi Mulyadi, SH, mempertemukan Universitas Mayasari Bakti (UMB) dengan komunitas pegiat lingkungan Rumah Eco-Enzym mulai membuahkan hasil. Kedua pihak sepakat membangun kolaborasi dalam edukasi dan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya bersama mengatasi persoalan sampah.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, di Kampus Universitas Mayasari Bakti (UMB), Jalan Tamansari No. 210, Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Tasikmalaya. Hadir dalam kesempatan itu Rektor UMB Dr. Yusuf Abdullah, SE., MM., didampingi Liana dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UMB, serta Deviani selaku pendiri dan direktur Rumah Eco-Enzym.

Menurut Deviani, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari gagasan yang sebelumnya diinisiasi oleh Yadi Mulyadi untuk memperkuat sinergi antara komunitas pegiat lingkungan dengan dunia pendidikan.

“Beliau tidak hanya mempertemukan, tetapi juga menggagas kolaborasi antara pegiat lingkungan dan lembaga pendidikan di Tasikmalaya agar lebih peduli terhadap persoalan lingkungan,” ujar Deviani.

Kampus Peduli Lingkungan

Dalam pertemuan tersebut, Rektor UMB Dr. Yusuf Abdullah menyampaikan komitmen kampus untuk menjadi institusi pendidikan yang memiliki perhatian kuat terhadap isu lingkungan hidup, khususnya di kawasan sekitar kampus.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung terhadap lingkungan.

UMB berencana mengembangkan sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), laboratorium ekologi, serta lahan percontohan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi dan praktik pengelolaan lingkungan.

Selain itu, pihak kampus juga membuka peluang kerja sama dengan Rumah Eco-Enzym dalam bentuk pelatihan, pendampingan, serta edukasi pengelolaan sampah dan lingkungan hidup.

Rumah Eco-Enzym Siap Berbagi Pengalaman

Menanggapi hal tersebut, Deviani menyampaikan apresiasinya atas komitmen yang ditunjukkan UMB. Menurutnya, visi kampus yang ingin berkontribusi dalam penyelesaian persoalan lingkungan sejalan dengan misi yang selama ini dijalankan Rumah Eco-Enzym.

Ia menjelaskan, selama lebih dari tiga tahun terakhir, komunitas yang dipimpinnya secara swadaya telah mengelola sampah organik sebanyak 60 hingga 90 ton setiap bulan. Sampah tersebut kemudian diolah menjadi kompos, media tanam, eco-enzym, dan berbagai produk turunannya yang bermanfaat.

“Kolaborasi seperti ini penting karena persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk dunia pendidikan,” katanya.

Yadi Mulyadi Dorong Sinergi untuk Solusi Sampah

Pada kesempatan terpisah, Yadi Mulyadi menyambut baik terjalinnya komunikasi dan kerja sama antara UMB dan Rumah Eco-Enzym. 

Menurut anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS tersebut, persoalan lingkungan, khususnya sampah, merupakan tantangan yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Ia menilai keberadaan komunitas lingkungan yang aktif serta lembaga pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan merupakan modal penting untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Yadi berharap kolaborasi serupa dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak sekolah maupun perguruan tinggi di Tasikmalaya untuk mengambil peran dalam menjaga lingkungan.“Semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat, semakin besar peluang kita menghadirkan perubahan. Persoalan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi menjadi salah satu kunci penyelesaiannya,” pungkas Yadi. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.