Jumsih Bersama Warga RW 08 Kersanagara, Elan Jaelani Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan

by -1515 Views
Elan Jaelani bersama wara RW 08 Kersanagara melakukan Jumsih, Jum'at (5/6).

Kegiatan Jumsih ini penting karena tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga.

TASIKMALAYA, FPKS — Semangat gotong royong masih terjaga ditengah masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan kerja bakti dan Jumat Bersih (Jumsih) yang dilaksanakan warga RW 08 Kelurahan Kersanagara, Kota Tasikmalaya, pada Jumat (5/6/2026).

Sejak pagi, warga bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar. Kegiatan meliputi pengangkutan sampah, pembersihan gorong-gorong, saluran air, serta sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan genangan maupun gangguan kebersihan lingkungan.

Jumsih merupakan agenda rutin yang selama ini dilaksanakan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga kenyamanan kawasan permukiman.

Gotong Royong Perkuat Silaturahmi Warga

Anggota Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Elan Jaelani, SH, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan masyarakat RW 08 Kersanagara tersebut. Menurutnya, manfaat kerja bakti tidak hanya terlihat dari lingkungan yang menjadi lebih bersih, tetapi juga dari terjalinnya hubungan sosial yang semakin erat diantara warga.

“Gotong royong seperti ini sangat positif. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang memperkuat kebersamaan antarwarga,” ujar Elan.

Menurutnya, kebersamaan merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun lingkungan yang sehat dan harmonis. 

Ketika warga saling mengenal dan terbiasa bekerja bersama, berbagai persoalan di lingkungan akan lebih mudah diselesaikan secara musyawarah dan gotong royong.

Menumbuhkan Kepedulian dari Lingkungan Terdekat

Elan juga menilai kegiatan Jumsih menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Kebersihan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh warga.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Bagaimana kita ingin menata hal-hal yang lebih besar jika lingkungan di sekitar kita sendiri masih berantakan. Semua harus dimulai dari lingkar terdekat, dari rumah, keluarga, dan lingkungan tempat kita tinggal,” katanya.

Menurut Elan, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan bagian dari budaya yang perlu terus dipelihara. Selain menciptakan lingkungan yang sehat, kebiasaan tersebut juga dapat mencegah berbagai persoalan seperti banjir akibat saluran air tersumbat maupun penumpukan sampah.

Menjadi Teladan bagi Lingkungan Lain

Elan berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan warga RW 08 Kersanagara dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan program pemerintah, tetapi juga tentang tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama.”Kota yang baik dibangun oleh masyarakat yang peduli. Ketika warga mau bergerak bersama menjaga lingkungannya, maka kualitas hidup masyarakat juga akan semakin baik,” pungkasnya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.