Bangun Pilot Project Peternakan Ayam Kampung, Elan Jaelani Rintis Pemberdayaan Ekonomi Warga

by -1719 Views
Elan Jaelani mengunjungi Asep, calon peternak ayam kampung, Senin Sore (8/6).

Rintisan ini menjadi langkah awal pelaksanaan pilot project pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan skala kecil yang diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya.

TASIKMALAYA, FPKS— Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak selalu harus dimulai dari program besar. Langkah-langkah sederhana yang sesuai dengan kondisi warga justru seringkali menjadi kunci keberhasilan.

Pemikiran itulah yang mendorong Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Elan Jaelani, SH, mengunjungi seorang warga Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, pada Senin sore (8/6/2026). Warga tersebut bernama Asep, yang selama ini telah menekuni usaha peternakan kambing meskipun perkembangannya belum berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Elan melihat adanya potensi yang dapat dikembangkan melalui usaha peternakan ayam kampung sebagai alternatif pemberdayaan ekonomi keluarga.

Memulai dari Skala Kecil dan Terjangkau

Menurut Elan, salah satu tantangan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah menghadirkan program yang realistis, mudah dijalankan, dan sesuai dengan kemampuan warga.

Karena itu, dirinya memilih memulai dari usaha yang relatif sederhana namun memiliki peluang untuk berkembang.

“Ini akan menjadi pilot project pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dimulai dari skala kecil dan terjangkau. Kita ingin melihat bagaimana model ini bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi warga,” ujar Elan.

Ia menilai Asep memiliki modal awal yang cukup baik untuk memulai usaha tersebut. Selain telah memiliki kandang yang memadai, Asep juga memiliki pengalaman dan pemahaman dasar dalam beternak karena sebelumnya telah menjalankan usaha peternakan kambing.

Diawali dengan 10 Ekor Ayam Kampung

Sebagai tahap awal, Elan berencana mengintroduksi atau memberikan bantuan sebanyak 10 ekor ayam kampung untuk dijadikan percobaan dalam program tersebut.

Jumlah tersebut memang belum besar, namun sengaja dipilih agar proses pengelolaan dapat dilakukan secara bertahap dan terukur.

Menurut Elan, perkembangan usaha akan terus dipantau sebelum dilakukan pengembangan dalam skala yang lebih luas.

“Kita mulai dari yang kecil terlebih dahulu. Nanti kita lihat perkembangannya. Jika berhasil dan pengelolaannya baik, tentu bisa dikembangkan lebih besar lagi,” katanya.

Didorong Menjadi Model Pemberdayaan Masyarakat

Untuk meningkatkan peluang keberhasilan program, Elan juga menggandeng Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat, Ujang, untuk ikut melakukan pendampingan kepada peternak.

Pendampingan tersebut dinilai penting agar peternak memperoleh dukungan, motivasi, serta masukan yang dibutuhkan selama menjalankan usaha.

Elan berharap pilot project ini tidak berhenti pada satu orang penerima manfaat saja. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang dapat direplikasi di lingkungan lain sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.”Harapannya ini menjadi contoh yang berhasil. Jika berhasil, kita bisa memperbanyak dan mengembangkan program serupa di tempat lain sehingga semakin banyak warga yang memperoleh manfaat ekonomi,” pungkasnya.(im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.