Elan Jaelani Apresiasi Inkubator Bisnis Boemkraf 2026, Perkuat Pemberdayaan UMKM melalui Pendampingan Intensif

by -1542 Views
Elan Jaelani, SH memberikan sambutan di Launching Inkubator Bisnis di Aula DPD PKS Kota Tasikmalaya, Ahad (12/7).

Kota Tasikmalaya, FPKS – Upaya memperkuat sektor usaha mikro terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pelaku usaha. 

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Launching dan Kick Off Inkubator Bisnis Boemkraf 2026 yang digelar pada Ahad (12/7/2026) di Aula DPD PKS Kota Tasikmalaya, Jalan Ir. H. Juanda.

Program yang diinisiasi Boemkraf tersebut diikuti oleh 22 pelaku usaha mikro yang telah memiliki usaha dan siap mengikuti proses pendampingan secara intensif selama enam bulan ke depan. 

Selama program berlangsung, peserta akan mendapatkan pembinaan dalam aspek manajemen keuangan, pemasaran, produksi, hingga strategi meningkatkan skala usaha. Pendampingan dilakukan oleh dua orang mentor atau coach yang akan mengawal perkembangan masing-masing peserta.

Kegiatan turut dihadiri Sekretaris DPD PKS Kota Tasikmalaya, dr. Hendro Kasmanto, M.K.M., M.M., Ketua Boemkraf Abdullah Muzakki, serta Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Elan Jaelani, SH.

Pendampingan Menjadi Kunci Naik Kelas UMKM

Dalam sambutannya, Elan Jaelani mengapresiasi DPD PKS Kota Tasikmalaya yang menghadirkan program pendampingan bisnis bagi para pelaku usaha mikro. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak cukup hanya mengandalkan modal, tetapi juga membutuhkan peningkatan kapasitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan.

“Program seperti ini sangat penting karena tidak berhenti pada pelatihan sesaat, tetapi memberikan pendampingan yang berkesinambungan. Di sinilah para pelaku usaha dapat belajar mengelola keuangan, memperkuat pemasaran, meningkatkan kualitas produksi, hingga menyusun strategi agar usahanya terus berkembang,” ujar Elan.

Ia menilai, model inkubator bisnis menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam mendorong UMKM naik kelas karena peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga mendapatkan arahan dan evaluasi secara langsung dari mentor yang berpengalaman.

Wujud Komitmen PKS dalam Pemberdayaan Ekonomi

Elan juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Inkubator Bisnis Boemkraf 2026 menunjukkan keseriusan PKS dalam berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak hanya dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga melalui pendampingan nyata kepada para pelaku usaha.

Ia menjelaskan bahwa program ini dimulai dari lingkar terdekat sebagai langkah awal yang nantinya dapat diperluas melalui proses replikasi di berbagai wilayah.

“Ini adalah ikhtiar nyata untuk membangun ekonomi masyarakat dari bawah. Jika program ini berhasil, tentu dapat menjadi contoh dan direplikasi sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat,” katanya.

Manfaatkan Kesempatan untuk Mengembangkan Usaha

Kepada seluruh peserta, Elan berpesan agar mengikuti setiap tahapan pendampingan dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan bahwa kesempatan mengikuti program inkubator bisnis tidak dimiliki oleh semua pelaku usaha, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Belajarlah dengan serius, terbuka terhadap masukan dari para mentor, dan jadikan enam bulan ke depan sebagai momentum untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperbesar skala usaha,” ujarnya.

Elan optimistis, melalui pendampingan yang terarah dan berkelanjutan, para peserta akan mampu membangun usaha yang lebih profesional, berdaya saing, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga maupun masyarakat. 

Program Inkubator Bisnis Boemkraf 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak UMKM yang tangguh dan mampu tumbuh secara berkelanjutan di Kota Tasikmalaya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.