Reses Yadi Mulyadi Dorong Generasi Muda Berperan Aktif Membangun Kota Tasikmalaya

by -1634 Views
Didampingin Mudir Ponpes Modern At Taufiq al Islamy, Ustadz Ghifar, anggota DPRD Yadi Mulyadi bersilaturahmi dengan warga dalam kegiatan reses, Kamis (21/8).

TASIKMALAYA, FPKS — Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Yadi Mulyadi, SH, menggelar kegiatan reses bersama masyarakat di Aula Masjid Al Hamdi, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30 hingga 21.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 100 warga, mayoritas berasal dari kalangan pemuda dan generasi Z.

Warga yang hadir berasal dari tiga RW di sekitar lokasi, yakni RW 10, RW 11, dan RW 13. Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan tersebut dimanfaatkan Yadi untuk berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan warga.

Reses sebagai Ruang Silaturahmi dan Menyerap Aspirasi

Yadi menjelaskan, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Dalam satu tahun, kegiatan reses dilaksanakan sebanyak tiga kali.

“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bersilaturahmi, berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus mendengarkan dan menyerap aspirasi yang berkembang di tengah warga,” ujar Yadi.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat penting agar kebijakan dan pelaksanaan fungsi DPRD tetap memiliki keterkaitan dengan kebutuhan nyata warga. Aspirasi yang disampaikan masyarakat juga menjadi bahan dalam menjalankan fungsi representasi serta memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui lembaga legislatif.

Generasi Muda Punya Peran Strategis

Dalam kesempatan tersebut, Yadi juga memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi Kota Tasikmalaya, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga persoalan sosial kemasyarakatan.

Ia menekankan bahwa penyelesaian berbagai persoalan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga legislatif. Generasi muda, termasuk generasi Z, memiliki ruang dan potensi besar untuk ikut berkontribusi dalam membangun Kota Tasikmalaya.

“Anak-anak muda jangan hanya menjadi penonton. Mereka memiliki energi, kreativitas dan kemampuan untuk ikut menyelesaikan persoalan sekaligus membangun Kota Tasikmalaya menjadi lebih baik,” kata Yadi.

Aspirasi Warga dan Penguatan Aktivitas Pemuda

Selain berdialog mengenai persoalan kota, Yadi menyampaikan komitmennya untuk melakukan advokasi terhadap aspirasi masyarakat melalui kewenangan DPRD, termasuk dalam menjalankan fungsi anggaran atau budgeting.

Sejumlah aspirasi dari tiga RW yang disampaikan dalam kegiatan tersebut antara lain kebutuhan perbaikan drainase serta dukungan perlengkapan untuk kegiatan kemasyarakatan. Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan Karang Taruna dan kegiatan RW, seperti sound system, tenda, dan kursi.

Pada kegiatan yang sama, Mudir Pondok Pesantren At-Taufiq Al-Islamy, Ustadz Ghifar, memperkenalkan program NGOPI (Ngobrol Perkara Iman) sebagai ruang interaksi bagi anak muda dan generasi Z.

Forum tersebut dikemas dengan suasana santai layaknya kegiatan nongkrong anak muda. NGOPI tidak hanya membahas persoalan keagamaan, tetapi juga berbagai persoalan keseharian dan isu kekinian yang dihadapi generasi muda, dengan gaya komunikasi yang dekat dengan kehidupan mereka.

Melalui ruang dialog seperti reses dan NGOPI, diharapkan generasi muda semakin aktif berkomunikasi, menyampaikan gagasan, serta mengambil peran dalam kehidupan sosial dan pembangunan Kota Tasikmalaya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.