Hadiri Maulid Nabi di Cikalang, Yadi Mulyadi Ajak Menjadikan Rasulullah sebagai Qudwah

by -1372 Views
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Yadi Mulyadi, SH, hadir sekaligus menyampaikan sambutan dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Cikalang, Minggu (29/8).

TASIKMALAYA, FPKS — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Jalan Benda, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang diselenggarakan Pesantren Al Qudwah pimpinan KH Fajri tersebut dihadiri lebih dari 200 jamaah.

Acara yang berlangsung selepas Isya, sekitar pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB, turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan warga sekitar. Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Yadi Mulyadi, SH, hadir sekaligus menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Al Qudwah dan Keteladanan Rasulullah

Dalam sambutannya, Yadi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat yang hadir serta panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

Yadi kemudian mengaitkan nama Pesantren Al Qudwah dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan qudwah atau teladan utama bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.

“Peringatan Maulid Nabi sepantasnya bukan sekadar mengenang hari kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tekad mengikuti keteladanan beliau dalam kehidupan,” ujar Yadi.

Rasulullah adalah “The Living Quran”

Yadi menjelaskan bahwa salah satu gambaran paling kuat tentang kepribadian Rasulullah SAW disampaikan oleh Aisyah RA ketika ditanya mengenai akhlak Nabi Muhammad SAW.

Aisyah RA menjawab, “كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ”“Akhlak beliau adalah Al-Qur’an.”

Menurut Yadi, jawaban tersebut menunjukkan bahwa kehidupan Rasulullah SAW merupakan perwujudan nyata dari nilai-nilai Al-Qur’an. Rasulullah bukan hanya menyampaikan Al-Qur’an, tetapi juga mencontohkan bagaimana Al-Qur’an dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin mencintai dan mengikuti Rasulullah, maka langkah pertamanya adalah mendekat kepada Al-Qur’an. Bacalah Al-Qur’an, tadabburi maknanya, dan berusahalah menghafalnya,” katanya.

Membaca Al-Qur’an Menghadirkan Ketenangan

Yadi juga mengingatkan jamaah bahwa kedekatan dengan Al-Qur’an bukan hanya menjadi jalan untuk mengenal dan meneladani Rasulullah SAW, tetapi juga dapat menghadirkan ketenangan dalam kehidupan.

Menurutnya, di tengah berbagai persoalan dan kesibukan kehidupan, umat Islam membutuhkan sumber ketenangan yang kokoh. Al-Qur’an menjadi petunjuk sekaligus sumber ketenteraman bagi orang-orang yang mendekatkan diri kepadanya.

Ia berharap momentum Maulid Nabi 1448 H tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi melahirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat—dengan semakin kuatnya kecintaan kepada Rasulullah SAW, kedekatan dengan Al-Qur’an, serta upaya menghadirkan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.