Mengawal Kualitas Pembangunan IPAL demi Lingkungan yang Lebih Baik

by -1493 Views
Elan Jaelani, SH saat lakukan kunjungan lapangan ke TPA Ciangir, Selasa (2/6)

Oleh: Elan Jaelani, SH
Anggota Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PKS

Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berbicara tentang pengangkutan dan penumpukan sampah, tetapi juga tentang bagaimana dampak lingkungan yang ditimbulkannya dapat dikendalikan secara optimal. 

Salah satu instrumen penting dalam sistem tersebut adalah keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berfungsi mengolah air lindi agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Dalam kunjungan lapangan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya ke UPTD Pengelolaan Sampah TPA Ciangir bersama Dinas Lingkungan Hidup, pihak pelaksana proyek, tim pengawas, serta unsur masyarakat, kami melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan IPAL yang telah selesai.

Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan beberapa kondisi yang memerlukan perhatian serius. Di antaranya adalah belum tersedianya pasokan air bersih yang dibutuhkan untuk menunjang operasional IPAL serta masih adanya sejumlah jaringan pipa yang belum tersambung sebagaimana perencanaan awal. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa fasilitas tersebut belum siap berfungsi secara optimal.

Dana Besar Harus Berbanding Lurus dengan Hasil

Sebagai wakil rakyat yang memiliki fungsi pengawasan, saya merasa cukup prihatin melihat kondisi tersebut. Pembangunan IPAL ini menggunakan anggaran yang tidak sedikit, yaitu sekitar Rp3,6 miliar. Anggaran sebesar itu tentu berasal dari uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan melalui hasil pembangunan yang berkualitas dan sesuai dengan perencanaan.

Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas lingkungan yang benar-benar berfungsi. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada pekerjaan yang diselesaikan hanya sebatas formalitas administrasi, sementara fungsi utamanya belum dapat dirasakan.

Pengawasan DPRD bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan melalui APBD memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Prinsip akuntabilitas dan transparansi harus menjadi komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan.

Komitmen Menuntaskan Perbaikan

Atas dasar temuan tersebut, Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya secara tegas meminta Dinas Lingkungan Hidup, pelaksana proyek, dan pihak terkait lainnya untuk segera menyelesaikan seluruh kekurangan yang ditemukan di lapangan. Penyediaan air bersih, penyambungan jaringan pipa, serta penyempurnaan berbagai komponen teknis lainnya harus menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.

Kami berharap seluruh pekerjaan perbaikan dapat dituntaskan selama bulan Juni ini sehingga IPAL dapat beroperasi sesuai fungsi yang direncanakan. Keberhasilan pembangunan tidak diukur dari selesainya bangunan secara fisik semata, tetapi dari kemampuannya memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Ke depan, pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Kota yang bersih dan sehat tidak hanya membutuhkan kebijakan yang baik, tetapi juga pelaksanaan pembangunan yang berkualitas, pengawasan yang konsisten, serta komitmen semua pihak untuk menjaga amanah publik. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan benar-benar menjadi investasi bagi masa depan Kota Tasikmalaya yang lebih baik dan berkelanjutan. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.