Elan Jaelani Dorong Kolaborasi Komunitas dan Pemerintah Tangani Persoalan Lingkungan Kota Tasikmalaya

by -1469 Views
Elan Jaelani bersama komunitas pecinta lingkungan: Deviani pimpinan Rumah Eco-Enzym, Mojang Jajaka, YES dan mahasiswa, Kamis (16/7).

Kota Tasikmalaya, FPKS — Anggota Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Elan Jaelani, SH, mendorong penguatan kolaborasi antara komunitas masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD dalam menangani persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah di Kota Tasikmalaya.

Hal tersebut disampaikan Elan saat berdialog bersama para pegiat lingkungan di Saung Kopi Hawwu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah komunitas yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya pimpinan komunitas Rumah Eco-Enzym Deviani, Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya, komunitas Youth Environment Solution (YES), serta para pegiat lingkungan dari Universitas Siliwangi.

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai upaya menjaga lingkungan kota, termasuk pengelolaan sampah dan pengolahan limbah berbasis partisipasi masyarakat.

Plogging dan Sport Tourism Jadi Gerakan Edukasi Lingkungan

Dalam pertemuan tersebut, komunitas Youth Environment Solution (YES) menyampaikan rencana kegiatan plogging, yaitu aktivitas berjalan atau berlari sambil memungut sampah di sepanjang jalur yang dilalui.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan konsep sport tourism di Kota Tasikmalaya.

Melalui kegiatan olahraga yang dikombinasikan dengan kepedulian lingkungan, YES berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya bersama Rumah Eco-Enzym juga akan membangun kolaborasi dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah agar memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Pimpinan Rumah Eco-Enzym, Deviani, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh anggota DPRD Kota Tasikmalaya terhadap berbagai persoalan lingkungan.

Menurutnya, penyelesaian masalah lingkungan membutuhkan sinergi antara komunitas masyarakat, pemerintah kota, dan lembaga legislatif.

“Permasalahan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja bersama antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Pilot Project Pengolahan Limbah di Bantargedang

Deviani juga menyampaikan bahwa Rumah Eco-Enzym akan berkolaborasi dalam program pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal Elan Jaelani, wilayah Bantargedang, pada September mendatang.

Program tersebut akan dijadikan sebagai pilot project pengolahan limbah berbasis masyarakat. Apabila berjalan dengan baik, program tersebut diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan di wilayah lain di Kota Tasikmalaya.

Elan Jaelani mengapresiasi kehadiran para pegiat lingkungan, khususnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan.

Menurutnya, keberadaan komunitas lingkungan merupakan potensi besar yang perlu didukung dan dikembangkan.

“Permasalahan Kota Tasikmalaya tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan semangat bersama antara masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen kota,” kata Elan.

Ia menegaskan, dengan visi dan kepedulian yang sama, DPRD Kota Tasikmalaya siap bersinergi bersama komunitas untuk menghadirkan solusi nyata.

Melalui pembangunan pilot project pengolahan limbah di Bantargedang, Elan berharap dapat lahir model pengelolaan lingkungan yang sederhana, efektif, dan dapat direplikasi di kampung-kampung lain di Kota Tasikmalaya.

“Harapannya, ini menjadi contoh bahwa pengelolaan sampah bisa dimulai dari lingkungan terkecil dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” pungkasnya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.