Membangun Ketahanan Keluarga Dimulai dari Rumah

by -1637 Views
H. Yadi Mulyadi, SH saat memberi sambutan di acara Launching SKI Bungursari, Sabtu (12/9)

Oleh: Yadi Mulyadi, S.H.
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS

Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Dari keluargalah nilai, karakter, kebiasaan, hingga kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan pertama kali dibentuk.

Ketika kita berbicara tentang pembangunan masyarakat, perhatian terhadap keluarga tidak boleh ditempatkan sebagai pelengkap. Ketahanan keluarga harus menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Launching Sekolah Keluarga Indonesia (SKI) di Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kesadaran tersebut. SKI diharapkan bukan sekadar tempat mengikuti kegiatan atau mendapatkan pengetahuan, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang mendorong keluarga untuk mengenali potensi dan menyelesaikan berbagai persoalan dari lingkungan terdekat.

Ketahanan Ekonomi Berawal dari Potensi Sekitar

Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah ketahanan ekonomi keluarga. Dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan rumah tangga terus berjalan. Karena itu, keluarga perlu memiliki kemampuan mengelola sumber daya yang dimiliki secara produktif.

Kita tidak harus selalu memulai dari sesuatu yang besar. Lahan pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran atau tanaman kebutuhan sehari-hari. Bagi keluarga yang memiliki kemampuan dan lingkungan yang mendukung, peternakan skala rumah tangga seperti budidaya ayam juga dapat menjadi pilihan.

Aktivitas semacam ini mungkin terlihat sederhana. Namun, apabila dilakukan secara konsisten dan dikelola dengan baik, manfaatnya dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran rumah tangga. Pada saat yang sama, keluarga memperoleh keterampilan dan pengalaman untuk mengembangkan kegiatan produktif lainnya.

Disinilah pentingnya pemberdayaan. Masyarakat tidak hanya diberikan bantuan, tetapi juga dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengembangkan potensi yang sudah dimiliki.

SKI Harus Menjadi Ruang Pembelajaran Berkelanjutan

Saya berharap SKI dapat berkembang menjadi wadah pembinaan keluarga yang berkelanjutan. Programnya tidak berhenti pada peluncuran atau kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan keluarga.

Ketahanan keluarga juga tidak hanya berkaitan dengan ekonomi. Kesehatan, pola pengasuhan, pendidikan, lingkungan, hingga pencegahan stunting merupakan bagian yang saling berkaitan.

Keluarga yang kuat membutuhkan pengetahuan dan pendampingan yang memadai. Karena itu, kegiatan pelatihan, diskusi, dan berbagi pengalaman perlu terus dikembangkan agar masyarakat dapat belajar dari persoalan nyata yang mereka hadapi.

Pada akhirnya, pembangunan ketahanan keluarga harus dimulai dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya perlu berjalan bersama menciptakan lingkungan yang mendukung keluarga untuk tumbuh dan berkembang.

SKI dapat menjadi salah satu ruang untuk mewujudkan hal tersebut. Ketika keluarga semakin memiliki pengetahuan, keterampilan, kesehatan, dan kemampuan mengelola potensi ekonomi, maka ketahanan keluarga akan semakin kuat. Dari keluarga yang kuat, kita berharap lahir masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.