Go Digital, UMKM Kian Produktif

by -193 Views
Dede, S.IP memberikan sambutan di Seminar Merajut Nusantara, Seni (12/10).

Media sosial kini bukan sekadar ruang untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Jika dimanfaatkan secara tepat, platform digital dapat menjadi sarana berkarya, membangun jejaring, memasarkan produk, hingga membuka peluang usaha baru. 

Semua peluang tersebut perlu diimbangi dengan literasi digital dan kesadaran menjaga keamanan data pribadi.

Hal itu menjadi salah satu pesan penting dari Seminar Merajut Nusantara bertema “Media Sosial untuk Hal Positif: Berkarya, Berbisnis, dan Berkolaborasi dengan Aman” yang diselenggarakan di Hotel Cordela Tasikmalaya, Senin (12/10/2026). 

Kegiatan yang diinisiasi H. Mohamad Sohibul Iman, Anggota Komisi I DPR RI, dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta BAKTI Komdigi ini menghadirkan narasumber dari bidang penyidikan digital dan industri kreatif.

Kegiatan yang mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi patut diapresiasi. Kemajuan digital semestinya tidak berhenti pada kemampuan menggunakan aplikasi, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas kehidupan ekonomi masyarakat.

Media Sosial sebagai Peluang Ekonomi

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), media sosial menawarkan kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar dengan biaya yang relatif terjangkau. Produk lokal dapat diperkenalkan kepada konsumen yang lebih luas tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pemasaran konvensional.

Masyarakat perlu didorong agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menghasilkan karya, membangun usaha, dan mengembangkan jejaring kolaborasi. Kemampuan membuat konten yang menarik, memahami kebutuhan konsumen, serta menjaga kepercayaan pelanggan. Semua itu merupakan bagian dari kecakapan usaha di era digital.

Potensi ini relevan bagi Kota Tasikmalaya yang sedang berupaya memperkuat ekonomi lokal. Pengembangan kapasitas digital masyarakat dapat mendukung arah pembangunan dalam RPJMD 2025–2029, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing ekonomi daerah. 

Hal tersebut juga sejalan dengan program prioritas Tasik Pelak (Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan). Program untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, pengembangan ekonomi kreatif, serta penciptaan lapangan kerja.

Keamanan Digital Tidak Boleh Diabaikan

Meski menjanjikan banyak peluang, aktivitas digital juga memiliki risiko. Penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, akun palsu, dan bukti pembayaran yang dimanipulasi dapat menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha maupun konsumen.

Dalam transaksi digital, masyarakat harus membiasakan diri memeriksa identitas pihak yang bertransaksi, memastikan tujuan pembayaran, serta mengecek langsung mutasi atau saldo rekening untuk memastikan dana benar-benar masuk. Bukti transfer berupa tangkapan layar tidak boleh menjadi satu-satunya dasar untuk menyatakan pembayaran telah diterima.

Masyarakat juga harus menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan kode OTP. Tautan pembayaran yang mencurigakan, akun yang mengatasnamakan lembaga resmi, serta permintaan transfer yang tidak wajar perlu diwaspadai.

Literasi digital pada akhirnya bukan hanya soal kecakapan menggunakan teknologi, melainkan juga kemampuan mengambil keputusan secara bijak dan melindungi diri dari risiko.

Membangun Ekosistem Digital yang Sehat

Pemerintah, legislatif, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat perlu membangun kolaborasi agar transformasi digital memberikan manfaat nyata. Edukasi harus berjalan berkelanjutan, sementara pelaku UMKM perlu memperoleh dukungan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran, kualitas produk, dan keamanan transaksi.

Kita ingin masyarakat Kota Tasikmalaya semakin produktif dalam memanfaatkan media sosial. Teknologi harus menjadi alat untuk memperluas kesempatan, memperkuat usaha lokal, dan meningkatkan daya saing, bukan justru membuka ruang bagi kerugian akibat kelalaian.

Ukuran keberhasilan literasi digital bisa dilihat dari seberapa besar manfaat yang dihasilkan dan seberapa baik kita mampu menjaga keamanan dalam penggunaannya. Dengan kecakapan, kehati-hatian, dan kolaborasi, ruang digital dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi lokal Kota Tasikmalaya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.