Terima Aspirasi BEM se-Tasikmalaya,  DPRD Tampung dan Teruskan Tuntutan Mahasiswa

by -1236 Views
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Heri Ahmadi bersama Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto menerima aksi penyampaian aspirasi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Tasikmalaya (BEMTAS), Rabu (28/10/2026). Foto: Nurdin Koswara.

TASIKMALAYA, FPKS – Pimpinan dan seluruh komisi DPRD Kota Tasikmalaya menerima aksi penyampaian aspirasi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Tasikmalaya (BEMTAS) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Tasikmalaya Raya, Rabu (28/10/2026). 

Aksi yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari 26 perguruan tinggi di Tasikmalaya.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Heri Ahmadi, S.PdI, turut menerima aspirasi mahasiswa bersama dan anggota DPRD lainnya, diantaranya Elan Jaelani. 

Aksi yang berlangsung sekitar tiga jam itu membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan nasional maupun kondisi pemerintahan daerah.

Mahasiswa Soroti Persoalan Nasional dan Daerah

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan kritik dan evaluasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah pusat, di antaranya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, persoalan bahan bakar minyak (BBM), serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan di Kota Tasikmalaya, mulai dari penanganan sampah, kemiskinan, keamanan dan maraknya geng motor, hingga berbagai persoalan pelayanan publik.

Salah satu hal yang menjadi perhatian mahasiswa adalah kesenjangan antara data penurunan angka kemiskinan berdasarkan statistik dengan kondisi sosial ekonomi yang mereka temukan di lapangan. Mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi secara lebih mendalam agar kebijakan penanggulangan kemiskinan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan

Heri Ahmadi menyampaikan bahwa DPRD menerima seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, aspirasi tersebut merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia menjelaskan, tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat akan diteruskan melalui mekanisme kelembagaan DPRD kepada pemerintah pusat. Sementara persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan tindak lanjut.

“Kami menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan teman-teman mahasiswa. Setiap tuntutan akan kami pilah berdasarkan kewenangannya. Persoalan yang berkaitan dengan pemerintah pusat akan kami teruskan, sedangkan persoalan lokal akan kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya,” ungkap Heri.

Momentum Memperkuat Demokrasi dan Pengawasan

Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, perwakilan DPRD Kota Tasikmalaya dan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto menandatangani nota kesepakatan terkait aspirasi mahasiswa.

Heri berharap penyampaian aspirasi melalui aksi demonstrasi dapat menjadi bagian dari penguatan demokrasi dan budaya kritis masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral dan intelektual yang turut mengawasi jalannya pemerintahan. Karena itu, aspirasi yang disampaikan perlu ditindaklanjuti secara serius, bukan sekadar diterima secara administratif.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi dan mengedepankan dialog agar berbagai persoalan dapat diselesaikan secara konstruktif demi kepentingan masyarakat Kota Tasikmalaya. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.