Sekolah Keluarga Indonesia: Kokohkan Pondasi Untuk Masa Depan Bangsa

by -1468 Views
Heri Ahmadi memberikan sambutan di acara launching Sekolah Keluarga Indonesia, Minggu (31/5).

Oleh: Heri Ahmadi, S.Pd.I
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS

Minggu kemarin (31/5), DPC PKS Mangkubumi melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) meluncurkan Sekolah Keluarga Indonesia (SKI)

Program ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Bipeka PKS yang bertujuan menghadirkan pendidikan keluarga secara terstruktur, berkelanjutan, dan aplikatif bagi masyarakat.

Kehadiran program ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan pembentukan generasi yang berkualitas.

Keluarga Adalah Sekolah Pertama

Kita sering berbicara tentang pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, atau bahkan Indonesia Emas 2045. Semua itu sesungguhnya berawal dari satu institusi yang paling sederhana sekaligus paling penting, yaitu keluarga.

Di dalam keluargalah seorang anak pertama kali belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama. Sebelum mengenal sekolah, guru, atau lingkungan sosial yang lebih luas, seorang anak terlebih dahulu dibentuk oleh suasana rumahnya.

Karena itu, ketika keluarga kuat, masyarakat akan kuat. Sebaliknya, jika keluarga mengalami berbagai persoalan yang tidak tertangani, dampaknya akan meluas ke berbagai aspek kehidupan sosial.

Tantangan yang dihadapi keluarga saat ini juga tidak ringan. Perkembangan teknologi digital, perubahan pola pergaulan, tekanan ekonomi, hingga beragam persoalan sosial menuntut keluarga memiliki kapasitas yang semakin baik dalam menjalankan perannya.

Di sinilah pentingnya pendidikan keluarga yang terencana dan berkelanjutan.

Mengapa SKI Harus Didukung?

Saya memandang Sekolah Keluarga Indonesia sebagai program yang sangat positif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keluarga perlu terus belajar dan berkembang.

Materi yang disampaikan dalam SKI, mulai dari manajemen rumah tangga, pola asuh anak, kesehatan keluarga, hingga penguatan nilai-nilai keislaman, merupakan bekal penting bagi setiap keluarga.

Karena itulah saya mendukung penuh program ini. Bahkan sebelum launching resmi dilakukan, kegiatan pembinaan masyarakat yang sejalan dengan semangat SKI telah berjalan secara rutin setiap pekan melalui kegiatan kesehatan, senam, dan kajian yang telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan.

Harapannya, SKI tidak hanya menjadi forum pembelajaran bagi kader atau simpatisan saja. Program ini harus terbuka bagi masyarakat luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak keluarga.

Dari Keluarga Kuat Menuju Masyarakat Kuat

Keluarga yang harmonis akan melahirkan anak-anak yang lebih siap menghadapi kehidupan. Keluarga yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pengasuhan yang baik akan lebih mampu membimbing generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan sosial.

Karena itu, penguatan keluarga harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat perlu saling bersinergi dalam membangun ketahanan keluarga.Saya berharap Sekolah Keluarga Indonesia dapat berkembang menjadi ruang belajar yang hidup, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Semakin banyak keluarga yang kuat, semakin besar pula peluang kita melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya saing, dan siap membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan. (im)

banner 700x160

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.